Sukses film Air Terjun Pengantin(ATP) pada 2009 membuat bintang sinetron Anakku Terlahir Kembaliini balik lagi ke lokasi syuting untukAir Terjun Pengantin Phuket(ATPP). Untuk perannya sebagai Tiara, Tamara menjalani beberapa latihan fisik. Empat bulan terakhir, wanita berbibir sensual ini latihan muay thai 1,5 jam dengan frekuensi rapat.
“Thai boxing 1,5 jam, muay thai 1,5 jam. Kalau keduanya dikombinasikan, durasi bisa menyesuaikan. Itu mengeluarkan banyak kalori. Saya enggak membatasi makan telur atau daging. Ketika ATP, saya sempat membatasi konsumsi karbohidrat,” aku Tamara. Tamara siap ketika syuting dan puas dengan hasil pengambilan gambar dua minggu sejak akhir tahun lalu.
Sekuel ATP digagas November 2012. Masih dengan kru yang sama, dengan visi sama maka jadilah sekuel ini. Alasan diproduksinya ATPP menurutnya, jilid pertama sangat diminati. ATP ditonton 1,1 juta orang.
Kehebohan ATP tidak lepas dari penampilan Tamara dengan bikini two-piece warna pink di awal film dan pose seksinya di kapal dengan bikini hitam. Di usia kepala tiga, ia tetap menggoda. “Sebelum menerima job ini, saya berkonsultasi dengan keluarga. Adakah pihak-pihak yang tersinggung atau terluka jika saya tampil ‘lebih’ dari biasanya,” beber Tamara. Film ini semakin digunjing setelah beredar gosip, penampilan panas Tamara diganjar honor setengah miliar rupiah.
“Saya harus berjemur di pantai. Meski sudah pakai tabir surya, tetap saja kulit terbakar. Saya olahraga Senin sampai Jumat, boxing, renang, dan angkat beban. Saya konsultasi dengan ahli gizi demi menurunkan bobot. Kalau bayaran saya lebih besar, ya alhamdulillah dan sudah sepantasnya. Saya tidak mau membahas honor. Itu confidential,” elaknya saat diburu wartawan hiburan. Di luar aspek kualitas, ATP “diuntungkan” dengan munculnya sejumlah isu seputar kehidupan pribadi Tamara.
Di tengah peredaran ATP, foto-foto Tamara berbikini bertebaran di dunia maya. Belum lagi, foto-foto mesranya dengan Mike Lewis pada awal 2010. Saat itu Tamara memberi pernyataan, “Saya tak bisa mengendalikan perilaku orang. Kalau orang menyalahgunakan foto scene lalu beredar luas di internet itu di luar kuasa saya. Termasuk kabar foto-foto mesra saya bersama Mike.” Pertanyaan yang muncul kemudian, apakah ATPP akan sepanas jilid terdahulu?
Aktris kelahiran 25 Desember ini belum bersedia menjawab. Ia memastikan semua yang terlibat dalam ATPP kru yang sama dengan ATP. Yang beda, tantangan, tuntutan cerita, serta formasi pemain. Konon, untuk kembali ke lokasi syuting, Tamara meminta Maxima Pictures memastikan Rizal Mantovani yang menyutradarai. Alasannya, Tamara-Rizal sudah memahami ritme kerja masing-masing. “Saya tidak mengatakan sutradara lain jelek. Akan lebih baik jika proyek kedua ini ditangani oleh orang yang sama. Kalau sepulang syuting kulit lebam, biru, dan memar itu sudah biasa. Film ini menekankan unsur aksi,” Tamara menukas.
Bila di ATP dia dikabarkan menerima honor setengah miliar rupiah, di ATPP ini honor Tamara konon naik dua kali lipat. “Ada, deh hehehe,” cetus Tamara sambil tersenyum penuh arti, seolah membenarkan honornya mengalami kenaikan signifikan.
Honor menurut Tamara bukan pertimbangan utama dirinya mau main di ATPP. “Seluruh tim di Air Terjun Pengantin juga terlibat di sini. Itu alasan saya mau main. Bertemu mereka, sudah kayak teman lama kumpul lagi,” ungkap Tamara, yang sempat belanja alat-alat boxing selama syuting di Thailand.
Saking antusiasnya berakting, Tamara mengeksekusi semua adegan sendirian. Tanpa bantuan stuntman. “Perkara nanti saya muncul dengan bikini two-piece lagi atau tidak, lihat saja nanti. Yang pasti ada pantai dan air terjun. Penekanan film ini pada aksi, bukan bikini,” katanya. Patut ditunggu penampilan Tamara di ATPP yang juga dibintangi Darius Sinathrya, Kimberly Ryder, Edward Akbar, Putri Una, dan Stefan William.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar